Sejak digulirkan pertama kali pada 2014, saat ini Garuk Sampah telah melaksanakan giat rutin mingguan sebanyak 250 kali. Aktivitas ini dihitung sejak awal Maret 2015, dimana Garuk Sampah aktif kembali setelah sebelumnya vakum untuk beberapa bulan. Giat yang terus-menerus dilakukan pada Rabu malam setiap minggu menjadi bukti nyata, meski Garuk Sampah adalah kegiatan berbasis kerelawanan, semangat untuk merawat Jogja tetap hidup meski pun belakangan ini hujan menjadi perintang.

Sebanyak 22 relawan menyusuri sisi barat Jln. Brigjen Katamso

Relawan membersihkan stiker-stiker yang merusak fungsi rambu lalu lintas

Relawan juga menyusuri sempadan jalan guna mencari sampah

Giat ke-250 kali ini dilaksanakan di Simpang Ibu Ruswo. Semula kopyordinator Bekti Maulana menjadikan pelataran Apotek Harmoni sebagai titik kumpul. Berhubung rupanya sedang ada pembangunan benteng di sisi timur laut, titik kumpul pun dialihkan ke sisi barat laut Simpang Ibu Ruswo. Sebanyak 22 relawan ikut berpartisipasi malam itu.

Musim hujan membuat sampah terbawa dan menutupi lubang air menuju drainase

Garuk dimulai dengan menyusuri pedestrian ke arah SMP Marsudirini. Meski trotoar relatif bersih, relawan menemui beberapa sampah menyumbat lubang air menuju drainase. Beberapa stiker pun tertempel di rambu simpang empat. Penelusuran relawan beralih ke sisi timur jalan dimana terdapat spanduk ucapan Nataru dari salah satu partai. Beruntung malam itu kawasan Jln. Brigjen Katamso relatif lebih bersih baik dari sampah visual maupun sampah-sampah yang berserakan di jalan. Beberapa warga sekitar terlihat sedang menyapu jalanan malam itu, mengumpulkan sampah di satu titik sebelum besok pagi diangkut petugas kebersihan.

Relawan menutup giat ke-250 dengan saling srawung

Berbeda dengan Jln. Brigjen Katamso, di Jln. Ibu Ruswo hingga Plengkung Wijilan justru ditemui banyak sampah di sisi selatan maupun utara jalan. Ada pula beberapa sampah yang sengaja diselipkan diantara dahan-dahan pohon perindang. Dari penyisiran oleh para relawan, kurang lebih 2,5 karung sampah terkumpul pada malam itu. Selain sampah perintilan, empat spanduk juga ikut diamankan. Aksi garuk dimulai pukul 21:00 dan berakhir empat puluh lima menit kemudian. Kegiatan Rabu malam ke-250 ini pun

Donasi terkumpul:
Rp. 24.400,-